Skip to main content

Snailmail Penpal #3

Source: eineschokoladentafel.blogspot.com


Hello snail mail enthusiast! I will tell you now about my bad experience when I do snail mail. It happened on June this year. I met someone on a penpal website, then he sent me message that he has interest in snailmail penpal. He collects some coins and postcard too. We talked a lot about our culture, foods in our country, our different habbits and then he offering me to swap postcard, coin and souvenirs. Okay, I though "Oh, its really cool", then I said yes to him. And then I said always to my penpal that I will give my address, if they also give their address to me in the same time. It's fair I think and better. Then he said yes. Okay, and you know what happen after it? His "gift" (he said that's gift for me because there are postcard, coin and magnet) never come to me 😑 And now because of it, I dont trust strange easily..

PS: I do snailmail with everyone (I don't care about your religion, your race, or your gender). The most important is your kindness, politeness and honesty.

Comments

Popular posts from this blog

TUHAN

Tuhan Maafkan hamba yang terkadang menyelipkan prasangka di setiap peristiwa-peristiwa yang Kau rencanakan Maafkan hamba apabila tidak mensyukuri semua yang telah terjadi Tuhan Aku hanyalah seorang hamba yang lemah dihadapanMu Tiada daya dan upaya untuk melawan semua kehendakMu Yang hanya bisa aku lakukan hanyalah berusaha, berdoa, dan menyerahkan semua keputusan pada kuasaMu Tak ada kuasa yang kupunya selain berasal dari Engkau, Tuhanku Tuhan, selamatkan mereka, dimanapun mereka berada Hapus air mata mereka, kembalikan senyum-senum indah yang dulu selalu terukir di setiap wajah mereka Tuhanku Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Kembalikanlah hati-hati yang telah mengeras, agar dapat merasakan kelembutan yang dipancarkan dari wajah-wajah polos itu Buat tatapan kejam mereka melemah, beri sepercik keteduhan saat memandang wajah mereka Tuhan Tuhanku Yang Maha Melihat dan Maha Mengetahui SesungguhNya Engkau pasti mengetahui apa yang sebenarnya terjadi Saudara kami, Tuha...

Kutipan #1

BIRU

Semilir angin bertiup Cahaya temaram kian meredup Jantungku pun tiba-tiba ikut berdegup Malam ini aku melebur dengan biru Mencari dirimu Yang lama-lama menghilang mengikuti ombak yang berderu Dimanakah kamu? Kau tahu? Aku kini tersedu-sedu Tak tahu kemana harus berlabuh Mengadu... Disini aku sendiri Berdiri ditepi jalan yang sepi Hanya untuk menunggumu kembali Setelah lelah mencari Dirimu yang telah lama pergi