Skip to main content

Harapan

Diam-diam engkau hadir
Mengendap dalam malam-malamku
Membuka sedikit demi sedikit pintu hatiku
Mengobatinya secara perlahan
Terima kasih, untukmu yang dengan sabar menyembuhkan luka

Kini aku tlah terbiasa
Menikmati kehadiranmu dalam diam
Walau begitu, masih tak berani berharap
Hanya sederhana, agar kau selalu hadir,
tidak lebih

Comments

Popular posts from this blog

BIRU

Semilir angin bertiup Cahaya temaram kian meredup Jantungku pun tiba-tiba ikut berdegup Malam ini aku melebur dengan biru Mencari dirimu Yang lama-lama menghilang mengikuti ombak yang berderu Dimanakah kamu? Kau tahu? Aku kini tersedu-sedu Tak tahu kemana harus berlabuh Mengadu... Disini aku sendiri Berdiri ditepi jalan yang sepi Hanya untuk menunggumu kembali Setelah lelah mencari Dirimu yang telah lama pergi

Kutipan #1