Skip to main content

BIRU

Semilir angin bertiup
Cahaya temaram kian meredup
Jantungku pun tiba-tiba ikut berdegup

Malam ini aku melebur dengan biru
Mencari dirimu
Yang lama-lama menghilang mengikuti ombak yang berderu
Dimanakah kamu?
Kau tahu? Aku kini tersedu-sedu
Tak tahu kemana harus berlabuh
Mengadu...

Disini aku sendiri
Berdiri ditepi jalan yang sepi
Hanya untuk menunggumu kembali
Setelah lelah mencari
Dirimu yang telah lama pergi

Comments

Popular posts from this blog

TUHAN

Tuhan Maafkan hamba yang terkadang menyelipkan prasangka di setiap peristiwa-peristiwa yang Kau rencanakan Maafkan hamba apabila tidak mensyukuri semua yang telah terjadi Tuhan Aku hanyalah seorang hamba yang lemah dihadapanMu Tiada daya dan upaya untuk melawan semua kehendakMu Yang hanya bisa aku lakukan hanyalah berusaha, berdoa, dan menyerahkan semua keputusan pada kuasaMu Tak ada kuasa yang kupunya selain berasal dari Engkau, Tuhanku Tuhan, selamatkan mereka, dimanapun mereka berada Hapus air mata mereka, kembalikan senyum-senum indah yang dulu selalu terukir di setiap wajah mereka Tuhanku Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Kembalikanlah hati-hati yang telah mengeras, agar dapat merasakan kelembutan yang dipancarkan dari wajah-wajah polos itu Buat tatapan kejam mereka melemah, beri sepercik keteduhan saat memandang wajah mereka Tuhan Tuhanku Yang Maha Melihat dan Maha Mengetahui SesungguhNya Engkau pasti mengetahui apa yang sebenarnya terjadi Saudara kami, Tuha...

Kutipan #1